Panjang Belum Tentu Untung

Potong PanjangMendapatkan order berupa huruf atau angka sederhana, misalnya yang sering saya dapatkan dari para pembuat pelat nomor kendaraan, merupakan rezekibagi tukang cutting sticker. Desainnya tak ribet, apalagi jika sudah memiliki master huruf dan angka pelat nomor standar untuk mobil dan motor dari yang kurus, sedang hingga gemuk, tinggal copy paste lalu cutting. Untung deh…

Siapa sih yang tak mau untung? Namun jangan langsung membayangkan berapa duit yang akan Anda terima. Pesan saya, sadari kemampuan mesin cutting sticker yang Anda miliki. Ada mesin cutting yang harganya lumayan murah namun keakuratan hasil potongan dipertanyakan. Jangan lantas berpikir, oh kali ini kan orderannya cuma huruf dan angka besar besar, pasti tak tampak jika tak presisi 100 persen. Ternyata masih ada persoalan lain yang seharusnya menjadi perhatian Anda.

Pada beberapa kasus, seperti pengakuan beberapa teman pemilik mesin cutting merek tertentu, mesin mereka tak mampu menyelesaikan cuttingan di atas satu meter panjang bahan. Padahal untuk membuat angka dan huruf pelat nomor kendaraan biasanya para tukang pembuat pelat nomor minta dicuttingkan huruf A – Z, angka 0 – 9. Bisa dua meter lebih, hampir tiga meter untuk keseluruhan order.

Lebih baik, potong sesuai kemampuan mesin cutting Anda. Jika mesin cutting branded seperti Mimaki, USCutter, Roland atau Graphtec sih tak ada masalah karena memang kualitas dan kemampuan mesinnya bagus. Produk produk Tiongkok yang harus Anda cermati, meski tak semua mesin cutting buatan Tiongkok itu kualitasnya tak bagus. Anda yang memilikinya, Anda juga yang tahu pasti kinerjanya. Tak apa dipotong setengah atau satu meter per proses, jika sudah selesai lanjutkan tanpa harus memotong bahan biar bisa digulung tanpa potongan.

Selain hasil potongan yang tak lurus, ada juga pengakuan teman teman yang mengatakan tiba tiba saja mesin cuttingnya memotong dari ujung kanan ke ujung kiri bahan atau sebaliknya. Jika ini terjadi maka pisaunya akan menggores desain yang sudah dipotong. Sayang kan, apalagi kalau konsumen tak mau menerima desain huruf hurufnya tergores. Ya iyalah maunya pasti yang bagus, hehe.

Istilah tak kenal maka tak sayang tentu ada benarnya jika itu dianalogikan antara Anda dan mesin cutting Anda. Adakalanya Anda harus bereksperimen di luar order konsumen. Mengotak atik setingannya, mengubah pilihan bahasanya lewat menu di monitor mesin atau juga berkreasi dengan kemampuan mesin cutting. Jika sudah kenal, lalu sayang… untung pun (semoga) datang.

Tinggalkan komentar

Filed under Penting Dibaca

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s