Jangan Biarkan jadi Pengrajin

Yang ini khusus untuk sahabat sahabat yang menekuni stiker variasi, seperti stripping dan wrapping. Anda harus menyadari bahwa konsumen akan merasakan kepuasan ketika kendaraan mereka memiliki stiker yang hanya satu satunya. Sama seperti kita jika memiliki kaos dengan desain pesanan kita sendiri, nggak ada yang nyamain. Bangga rasanya.

Juga ada teori tentang kepuasan di dunia ekonomi. Saya permudah saja begini: rasa es di gelas pertama terasa lebih nikmat ketimbang isi es di gelas kedua, ketiga dan seterusnya. Pun demikian dengan pemilik kendaraan yang Anda kerjakan strippingnya atau dipermak dengan stiker baik itu cutting atau printing.

Mereka memiliki kepuasan dan kebanggan tinggi karena hiasan stiker di bodi kendaraannya tak ada yang menyamai. Namun, ketika ada kendaraan lain yang memiliki stiker yang sama persis, bisa jadi kebanggaannya berkurang. Semakin banyak yang menyamai stiker itu tak lagi istimewa.

Artinya? Meski sahabat seorang tukang desain stiker custom atau pemasangnya, akan lebih bagus jika belajar memosisikan diri sebagai seniman. Tetapi ingat, jangan menjadikan diri sebagai seniman yang setengah jadi. Banyak yang mengaku seniman, namun hasil karyanya pas pasan dan tak mau mengupgrade jiwanya. Bercita cita menjadi penyanyi namun lebih puas ngamen di jalan, sementara berbagai lomba mencari bakat sering diadakan. Tak mau ikut karena takut bersaing? Ya jiwa seninya sebatas itu. Meski ada memang orang yang menikmati hidupnya dan puas hanya dengan ngamen, melukis untuk dipajang sendiri, membuat puisi hanya untuk dikoleksi, tetapi jika bakat bisa menghasilkan uang kan tak ada salahnya belajar menjadi seniman tulen.

Stiker yang Anda pasang bisa menjadikan ukuran apakah Anda seorang pengrajin atau seniman. Kita tidak bicara soal stiker stiker kecil atau semacamnya yang memang diproduksi secara massal dengan desain yang sederhana. Ini soal mendandani kendaraan dengan stiker printing atau cutting sehingga tampak lebih elok. Jika Anda berhati seni, pasti selalu ingin menciptakan desain yang berbeda untuk setiap kendaraan. Meski sama pola, paling tidak dibedakan warnanya. Hampir sama tetapi ada yang diubah ujungnya dan sebagainya.

Nah, untuk hasil kerja tadi Anda boleh menentukan harga. Yakinkan kepada pelanggan: desain ini hanya mobil atau motor abang lho yang punya. Kalau nanti ada yang minta dibuatkan saya coba tawari konsep lain meski temanya sama. Di sinilah orang akan.belajar menghargai profesi tukang stiker. Hasil karyanya juga dihargai, tidak asal dijawab oke ketika konsumen menawarnya dengan harga yang keterlaluan. Seniman sejati bernilai tinggi.

Atau Anda memilih jadi pengrajin? Setiap kendaraan yang datang Anda tawari konsep yang sudah sering dipakai untuk kendaraan lain. Karena terlalu sering memasang stiker dengan desain yang sama, waktu yang dibutuhkan memang bisa dikurangi karena tahu tingkat kesulitannya di mana yang akhirnya Anda taklukkan. Cepat, duitnya juga cepat.

Namun bagaimana jika ada calon konsumen bertanya seperti ini: Mas harganya diskon banyaklah, desain seperti ini kan banyak dipakai kendaraan lain. Mahal betul harganya. Jadilah pengrajin dan terima bayaran sebatas ada pemasukan. Jika seniman ia akan mengajukan konsep desain berbeda dan saling sharing dengan calon konsumen. Dilayani hingga mencapai kata sepakat. Harganya tentu lebih manis karena Anda juga butuh waktu untuk mendesain, memasang dan menanggung harapan pemilik kendaraan bahwa stiker yang dipasang untuknya adalah edisi sangat terbatas.

So…. tidak salah tukang stiker itu memosisikan diri sebagai seniman…

add my FB: Noerali Mahmudi II my phone n whatsapp: +62812 9039 8495

Tinggalkan komentar

Filed under Penting Dibaca

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s