Kakilima Lebih Menguntungkan

Bagi pemain bermodal besar, mengawali bisnis sticker dengan mendatangkan msein plus sticker yang sudah jadi berkardus-kardus tentu tak masalah. Nah, bagi Anda yang ingin memulai bisnis ini dengan modal pas-pasan (boleh pinjam tetangga kok kalau memang yakin terjun di bisnis ini), paling yang pertama kali terpikir adalah bagaimana bisa membeli beberapa ratus sticker yang sudah jadi lalu menjualnya secara eceran.

Sekali lagi, jangan remehkan pedagang sticker jalanan. Bagi yang bermodal cekak, yang harus dipertimbangkan adalah desain apa yang paling banyak dicari pembeli. Sah-sah saja anda nongkrong berlama-lama di dekat penjual sticker pinggir jalan untuk menentukan desain apa yang akan dibeli. Ingat, bagus untuk anda belum tentu disenangi pembeli.

Bila sudah mengantongi desain pilihan pembeli, silakan berbelanja ke toko-toko sticker. Bisa datang langsung kalau tahu alamatnya, kalau tidak coba ke warnet dan browsing dengan kata kunci sticker (stiker) grosiran. Yang tak ingin pusing, hubungi saja Metro Sticker (he he he, promosi dikit gak dilarang, kan?). Setelah memiliki modal utama, cari tepi jalan yang aman. Keamanan berjualan sticker jalanan tentu bukan takut sticker anda digondol tikus, karena dari zaman dulu tikus tak pernah pasang sticker. Kalaupun nekat mencurinya dari anda, paling-paling sebagai sarang karena anaknya hendak lahir. Tanya warga sekitar lokasi yang akan dibidik untuk berjualan, jangan lupa pertanyaan ini: apakah Satpol PP senantiasa bergerilya di kawasan tersebut dan tersenyum bangga ketika menemukan pedagang sticker yang tak berdaya karena ketahuan berjualan di tempat yang dilarang?

Modalnya tak besar kok untuk memulai berjualan sticker di tepi jalan. Paling butuh tali plastik, tiang penyangga dan jepitan untuk menggantung bagian atas sticker dengan tali biar sticker terpampang menggantung. Awas, jangan terbalik memasangnya. Beberapa kali terjadi pada pedagang sticker kami, karena desain yang jumlahnya ratusan dipasang semua, ada yang terbalik pun tak terasa. Memang akan menjadi tontonan menggelikan melihat calon pembeli harus nunggang-nungging hanya untuk membaca tulisan di desain sticker anda. Tetapi hal ini pasti kurang nyaman, bukan?

Terus, jangan beri bandrol harga pada sticker-sticker tadi. Mengapa? Kadang, ada desain yang begitu booming dan bertahan lama. Tak ada salahnya harganya dinaikkan dikit (lumayan kan buat beli es cendol saat menunggu calon pembeli?). Tetapi ya jangan kebangetan ngasih harganya, mentang-mentang laku dan mendatangkan banyak keuntungan terus dinaikkan hingga tak masuk akal lagi.

Kalau bisa, kategorikan pemasangan sticker anda saat memajang untuk mempermudah pencarian. Jika diacak, kadang calon pembeli menanyakan apakah ada sticker A, karena anda cari-cari tak ketemu langsung saja dijawab: waduh, habis, Mas. Padahal, sticker yang dicari masih ada setumpuk. Kacian deh kalo begini heheh.

Mau cari duit tambahan? Nah, sticker yang butuh ahlinya untuk pemasangan bisa saja dilengkapi dengan jasa pemasangan sticker. Bilang saja kepada calon pembeli, ini kalau sekalian pasang plus sekian ribu lho, Mas. Kalau calon pembeli memang gandrung (cinta mati) sama sticker tadi, sudahlah, pasti ia oke-oke saja. Daripada nekat masang sendiri dan hasilnya pating plethot (tak karuan, bergelembung sana-sini), mendingan nambah dikit tapi hasilnya cantik. Betul? (saat mengucapkan kata terakhir, bisa juga anda meniru aksen si Kiwil pelawak itu, biar punya ciri khas).

Terakhir, jangan tertawa sendiri bila saat tutup jualan ternyata hasilnya luamayan. Boleh saja sih, cuma apa gak takut dikira lagi xxxxx (terserah anda isi apa tanda silang tersebut heheheh). Oke, selamat berjualan sticker, karena ini cara mendapat duit dengan pinter…….🙂

Tinggalkan komentar

Filed under Penting Dibaca

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s